Desa Sialang Kubang Siap Menjalankan Program SILONTIOK di Kabupaten Kampar

Sialang Kubang (Kec. Perhentian Raja), Suarapergerakan.com – Pemerintah Desa Sialang Kubang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, menegaskan komitmen penuh dalam mendukung dan menjalankan Program SILONTIOK (Sistem Informasi Layanan One Data dan Terintegrasi untuk Optimalisasi Kampung) sebagai langkah nyata mewujudkan digitalisasi desa dan peningkatan kualitas pelayanan publik. (Minggu, 14/12/2025)

‎Komitmen tersebut dibuktikan melalui pelaksanaan Challenge “1 Hari 100 Surat” yang digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025, mulai pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji sekaligus membuktikan kepada masyarakat bahwa pelayanan administrasi desa berbasis aplikasi dapat berjalan cepat, efektif, dan mudah diakses oleh warga.

‎Meskipun target awal hanya 100 surat, hasil pelaksanaan menunjukkan capaian yang sangat signifikan. Dalam kurun waktu enam jam, tercatat sebanyak 618 surat layanan berhasil diajukan dan diproses melalui aplikasi SILONTIOK. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan penerapan digitalisasi pelayanan administrasi di Desa Sialang Kubang serta tingginya partisipasi masyarakat.

‎Challenge ini diikuti oleh 35 peserta, yang seluruhnya merupakan warga asli Desa Sialang Kubang. Pengumuman pemenang disampaikan pada Minggu, 14 Desember 2025, dengan tiga warga sebagai peserta dengan jumlah pengajuan surat terbanyak, yaitu:

‎1. Indri Wulandari dengan 71 pengajuan surat

‎2. Nina Misma Wati dengan 59 pengajuan surat

‎3. Yayuk Tri Wahyuni dengan 52 pengajuan surat

‎Ketiga pemenang tersebut diwawancarai langsung oleh Direktur CV Immortal Innovation, Galuh Pribadi, terkait manfaat Program SILONTIOK terhadap pelayanan desa setelah mengikuti challenge tersebut.

‎Indri Wulandari menyampaikan bahwa SILONTIOK memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat dalam mengurus administrasi desa. Menurutnya, proses pengajuan surat menjadi lebih cepat dan praktis karena dapat dilakukan langsung melalui aplikasi tanpa harus bolak-balik ke kantor desa.

‎Sementara itu, Nina Misma Wati menilai bahwa pelayanan desa melalui SILONTIOK terasa lebih tertib dan transparan. Ia merasakan adanya perubahan signifikan dalam sistem pelayanan, di mana setiap pengajuan surat dapat dipantau dan diproses dengan jelas oleh pihak desa.

 

‎Hal senada disampaikan oleh Yayuk Tri Wahyuni, yang menyebutkan bahwa Program SILONTIOK sangat membantu warga, terutama dalam menghemat waktu dan tenaga. Ia berharap layanan digital seperti ini dapat terus dikembangkan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa.

‎Dalam penerapannya, alur pengajuan surat melalui SILONTIOK dimulai dari warga yang login ke aplikasi SILONTIOK Desa Sialang Kubang, kemudian memilih jenis permohonan surat yang akan diajukan. Setelah pengajuan selesai, operator desa melakukan pengecekan dan verifikasi permohonan surat, lalu mengajukan Tanda Tangan Elektronik (TTE) kepada Kepala Desa. Setelah proses TTE selesai, surat diterima langsung oleh pemohon dalam bentuk digital yang telah dilengkapi TTE Kepala Desa sebagai pengganti tanda tangan konvensional.

‎Kepala Desa Sialang Kubang, Supriyanto, menyampaikan bahwa penerapan SILONTIOK merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa bersama masyarakat Desa Sialang Kubang siap menjadi desa pertama di Kabupaten Kampar yang menjalankan Program SILONTIOK secara penuh.

‎“Program SILONTIOK ini sangat membantu pemerintah desa dan masyarakat. Pelayanan menjadi lebih cepat, tertib, dan transparan. Kami bersama masyarakat Desa Sialang Kubang siap mendukung dan menjalankan SILONTIOK sebagai bagian dari upaya mewujudkan digitalisasi desa di Kabupaten Kampar,” ujar Supriyanto.

‎Dengan dukungan aparatur desa yang siap, operator desa yang kompeten, serta antusiasme masyarakat yang tinggi, Program SILONTIOK di Desa Sialang Kubang diharapkan menjadi tonggak awal terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang modern, efisien, dan berbasis teknologi, serta dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Kampar. (BAP)

Pos terkait