Pekanbaru, Suarapergerakan.com – Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Provinsi Riau, Ihkram Mulya, mendesak Kepolisian Daerah Riau untuk mengungkap secara transparan pihak yang diduga berada di balik penyebaran informasi tidak akurat terkait layanan Call Center 110 dan kasus dugaan tabrak lari di Jalan Kubang Raya, Kecamatan Tuah Karya, Kota Pekanbaru.
Sebelumnya, sejumlah media memuat pemberitaan mengenai keluhan keluarga korban yang menyebut layanan 110 tidak memberikan respons saat dihubungi serta laporan awal di tingkat kepolisian disebut tidak diterima. Informasi tersebut sempat memicu perhatian publik dan membentuk persepsi negatif terhadap sistem pelayanan darurat kepolisian.
Namun berdasarkan klarifikasi resmi pihak kepolisian, laporan polisi telah dibuat setelah seluruh persyaratan administrasi dipenuhi. Selain itu, hasil pengecekan internal terhadap log panggilan Call Center 110 dinyatakan tidak menemukan adanya panggilan masuk pada waktu sebagaimana yang disebutkan dalam pemberitaan.
Ketua Umum SEMMI Provinsi Riau, Ihkram Mulya, menegaskan bahwa apabila terdapat narasi yang tidak sesuai dengan fakta atau mengandung unsur hoaks, maka hal tersebut harus diusut secara profesional, objektif, dan terbuka.
“Apabila terbukti terdapat informasi yang tidak benar dan berpotensi menggiring opini publik, kami meminta aparat penegak hukum untuk mengungkap secara jelas siapa pihak yang bertanggung jawab. Penegakan hukum harus berjalan adil, transparan, dan tanpa tebang pilih,” tegas Ihkram Mulya.
SEMMI Riau menilai bahwa penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat berdampak luas, tidak hanya merugikan institusi pelayanan publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan keresahan serta menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
Di sisi lain, Ihkram Mulya juga mendorong kepolisian untuk terus melakukan evaluasi dan penguatan terhadap sistem layanan Call Center 110 agar semakin responsif, akuntabel, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Ihkram Mulya, transparansi berbasis data merupakan kunci dalam menjaga kepercayaan publik. Klarifikasi yang terbuka dan faktual dinilai penting untuk mencegah berkembangnya spekulasi serta memastikan setiap persoalan ditangani secara objektif dan proporsional.
Sebagai organisasi mahasiswa Islam di Provinsi Riau, SEMMI berkomitmen untuk terus mengawal isu pelayanan publik dan penegakan hukum secara konstruktif demi terwujudnya tata kelola institusi yang berintegritas, profesional, dan akuntabel. (***)
Ketua Umum SEMMI Provinsi Riau
Ihkram Mulya







