Kampar Kiri, Suarapergerakan.com – Ancaman narkoba terhadap generasi muda terus menjadi perhatian serius. Untuk itu, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar turun langsung memberikan edukasi kepada pelajar melalui sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di SMP Negeri 4 Kampar Kiri, Rabu (29/4/2026).
Sebanyak 78 siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian, didampingi kepala sekolah dan majelis guru. Sosialisasi tidak hanya menjadi kegiatan penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang penyadaran bahwa narkoba adalah ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Tim BNK Kampar yang terdiri dari Maryanik Yanda, Prawan Kasra, Faisal Syafri, Novri Rahman, Rabiul Awal, dan Helmi secara langsung memberikan pemahaman tentang dampak serius penyalahgunaan narkoba, mulai dari kerusakan kesehatan, gangguan mental, hingga hancurnya masa depan.
Dalam penyampaiannya, tim BNK menegaskan bahwa narkoba bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi merupakan ancaman yang bisa menghancurkan kehidupan seseorang secara perlahan.

“Narkoba itu tidak datang untuk sekadar mencoba, tetapi untuk menghancurkan. Sekali terjerumus, dampaknya bisa seumur hidup,” tegas Hj. Maryenik Yanda, SH di hadapan para siswa.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kesadaran. Para siswa terlihat aktif bertanya, menunjukkan rasa ingin tahu sekaligus kekhawatiran terhadap fenomena penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Kepala sekolah SMPN 4 Kampar Kiri, Ibud Mujianto, menyampaikan bahwa edukasi seperti ini sangat penting sebagai benteng awal bagi para pelajar.

“Kami ingin anak-anak kami memiliki pemahaman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh. Pencegahan harus dimulai dari sekolah,” ujarnya.
Tim BNK Kampar juga mengajak para siswa untuk berani mengatakan “tidak” terhadap narkoba, serta menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan sekolah dan pergaulan agar tetap sehat.
“Kalian adalah generasi masa depan. Jangan biarkan narkoba merampas cita-cita kalian. Lindungi diri, lindungi teman, dan katakan tidak pada narkoba,” pesan tim BNK dengan penuh penekanan.

Kegiatan diawali dengan tari persembahan dari siswa, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memerangi narkoba.
Melalui sosialisasi ini, BNK Kampar berharap lahir kesadaran kolektif bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.
Generasi muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga diri, lingkungan, dan masa depan dari ancaman narkoba. (BAP)







