Bangkinang Kota, Suarapergerakan.com – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III Pekanbaru, Kementerian Pekerjaan Umum, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penghijauan yang dilaksanakan di kawasan Embung Sungai Sungsang, Rabu (10/06/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si, jajaran OPD, Forkopimda, Perumdam Tirta Kampar, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kampar, serta organisasi masyarakat dan KTNA Kabupaten Kampar.
Mewakili BWS Sumatera III Pekanbaru, Reno Diah Putri, Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air, hadir didampingi Suharyanto, S.T., M.T, Pejabat Fungsional Pengelola Sumber Daya Air Ahli Madya.
Dalam kesempatan tersebut, Reno Diah Putri menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Kampar yang menjadikan penghijauan sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan sumber daya air dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, kegiatan konservasi di sekitar embung memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan, mengurangi risiko erosi, meningkatkan resapan air, serta mendukung keberlanjutan fungsi sumber daya air bagi masyarakat.
”Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar yang terus mendorong program penghijauan dan pelestarian lingkungan. Upaya seperti ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung konservasi sumber daya air secara berkelanjutan,” ujar Reno.
Ia menilai keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, instansi vertikal, dan masyarakat.

”Pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh stakeholder agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang,” tambahnya.
Reno juga memberikan apresiasi kepada Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap isu lingkungan hidup dan konservasi sumber daya alam.
”Kami melihat adanya komitmen yang kuat dari Bupati Kampar dalam mendorong gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan. Ini merupakan langkah positif yang patut didukung bersama,” katanya.
Selain itu, BWS Sumatera III Pekanbaru juga mengapresiasi keterlibatan aktif Perumdam Tirta Kampar yang turut mendukung kegiatan penghijauan tersebut.
Menurut Reno, peran Perumdam sangat strategis karena keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak terlepas dari kondisi lingkungan dan sumber daya air yang terjaga dengan baik.
”Kami mengapresiasi Perumdam Tirta Kampar yang ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan investasi penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan penghijauan di Embung Sungai Sungsang tersebut diisi dengan penanaman bibit pohon secara simbolis dan gotong royong bersama sebagai bentuk komitmen nyata menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kawasan Embung Sungai Sungsang dapat berkembang menjadi kawasan hijau yang berfungsi sebagai penyangga lingkungan sekaligus mendukung konservasi sumber daya air di Kabupaten Kampar. (BAP)







